Kebakaran di Desa Gombong Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang

Pemilik rumah sedag membersihkan sisa-sisa kebakaran
Pemilik rumah sedag membersihkan sisa-sisa kebakaran

Sabtu (23/06), telah terjadi kebakaran di Desa Gombong RT 07 RW 01 Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang di rumah saudara Daryo Daryati, Kronologi kejadian terjadi sekitar pukul 20.00 WIB dapur saudara Daryo terbakar dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa namun dapur dan beberapa perabotan mengalami kerusakan, diperkirakan kerugian mencapai 5 juta rupiah.

Warga sekitar membantu membersihkan sisa-sisa kebakaran
Warga sekitar membantu membersihkan sisa-sisa kebakaran

Grebeg Pasar Desa Gombong Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang


Kamis (19/04), Grebeg Pasar di Pasar Desa Gombong Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang acara tersebut dihadiri oleh Irna Setiawati istri dari Bapak Junaedi Bupati Pemalang. Dalam acara tersebut terdapat cek kesehatan gratis meliputi tensi darah, cek kolesterol, asam urat mengenalkan produk desa makanan tradisional dan sayur-sayuran organik.

Acara dilanjut dengan berbagai macam hiburan antara lain senam, tari-tarian serta door prize.

 

Pembentukan POSBINDU (POS PEMBINAAN TERPADU) Desa Gombong Kecamatan Belik

Kepala Desa Gombong sedang memberikan pengarahan mengenai pembentukan POSBINDU
Kepala Desa Gombong sedang memberikan pengarahan mengenai pembentukan POSBINDU

Senin (09/04), Sosialisasi Pembentukan pengurus POSBINDU di Balai Desa Gombong, acara dimulai pukul 13.30 WIB dihadiri oleh Kepala Desa, Beberapa perwakilan dari Puskesmas Belik, dan tokoh masyarakat.

POSBINDU (Pos Pembinaan Terpadu) pada prinsipnya sama dengan POSYANDU tetapi sasarannya berbeda untuk POSYANDU sasarannya balita dan ibu hamil sedangkan POSBINDU untuk anak/orang berusia 15 tahun sampai lansia.

POSBINDU ini suatu bentuk peran serta masyarakat untuk menggerakkan masyarakat mendeteksi PTM (Penyakit Tidak Menular) seperti hipertensi, gula darah, diabetes, struk dll. POSBINDU dapat dilakukan ditempat kerja, balai desa, sekolahan dan semua tempat yang memungkinkan.

Posbindu ada 5 meja, yaitu:

  1. Pendaftaran
  2. Wawncara
  3. Pengukuran Faktor Risiko
  4. Pelayanan Konseling
  5. Pencatatan Pelaporan

Dari hasil Sosialisasi Pembentukan Pengurus POSBINDU Desa Gombong mencapai kesepakatan antara lain :

Posbindu Sehat Sejahtera

Penanggung jawab     : Kepala Desa Gombong

Ketua                             : Edi Subejo

Sekretaris                     : Witro

Bendahara                    : Sutarto

Anggota : 1. Roro Dewi

2. Arina Arum

3.Isminiyanti

4.Murniati Eli

5.Uswatun Khasanah

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan setiap bulan setiap hari jumat minggu ke-4 tempat di Balai Desa Gombong.

Adapun Posbindu mempunyai slogan “Mari Masa Muda Sehat Hari Tua Nikmat” dengan perilaku CERDIK

Cek kondisi kesehatan anda secara rutin dan teratur

Enyahkan asap rokok dan polusi udara

Rangsang aktifitas dengan gerak olahraga dan seni

Diet yang sehat dengan kalori seimbang

Istirahat yang cukup

Kuatkan iman dalam menghadapi stres

 

Donor Darah Sukarela di Balai Desa Gombong Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang

Jumiyati warga Desa Gombong sedang melakukan cek tensi untuk donor darah
Jumiyati warga Desa Gombong sedang melakukan cek tensi untuk donor darah

Selasa (27/03), Unit Transfusi Darah PALANG MERAH INDONESIA Kabupaten Pemalang mengadakan Donor Darah Sukarela di Balai Desa Gombong Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang sebagai upaya memenuhi kebutuhan darah di Rumah Sakit se-Kabupaten Pemalang yang merupakan salah satu komponen dalam terapi dan pengobatan beberapa jenis penyakit. Acara dimulai pukul 09.00 WIB, beberapa warga Desa Gombong mengikuti donor darah tersebut ada yang sudah mengikuti 38 kali ada pula yang baru melakukan donor darah.

Berdasarkan surat pemberitahuan pelaksnaan Donor Darah Sukarela perlu kita ketahui bahwa Donor Darah secara rutin dapat mengurangi resiko terserang penyakit jantung, stroke, cholesterol tinggi dan penyempitan pembuluh darah. Donor darah tidak pula memerlukan proses yang sulit serta tidaklah lama, Kegiatan donor darah aman dari resiko tertular penyakit dan tidak merrugikan kesehatan, bahkan dapat mendeteksi kesehatan karena darah yang didonorkan akan diuji saring / periksa terhadap penyakit Hepatitis B dan C, Sphylis serta HIV. Donor darah secara rutin bisa dilaksanakan setiap 2,5 / 3 bulan sekali.